
PENGARUH GLOBALISASI TERHADAP
BERBAGAI BIDANG
Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Sosiologi Indonesia
Dosen Pengampu: Triwati Arsal
Di susun oleh:
Nama : Sekar Arum Ngarasati
Nim :
3401413026
JURUSAN SOSIOLOGI ANTROPOLOGI
FAKULTAS ILMU SOSIAL
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2013
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
LATAR
BELAKANG
Globalisasi sudah ada dimana-mana. Indonesiapun mengalami
globalisasi saat ini. Globalisasi mempunyai berbagai pengaruh terhadap
kehidupan masyarakat Indonesia. Misalnya pengaruh terhadap bidang ekonomi,
sosial, budaya, politik dan lain-lain.
Globalisasi
juga mempunyai dampak terhadap masyarakat Indonesia. Dampak positifnya mudah memperoleh
informasi dan ilmu lain, berkembangnya turisme dan pariwisata , dan lain-lain.
Dampak
negatif globalisasi adalah tercampurnya kebudayaan dalam negeri dengan
kebudayaan lain, lebih senang dengan kebudayaan luar dibanding dengan budaya
dalam negeri, memperburuk citra indonesia pengetahuan, mempermudah proses
pembuatan alat-alat musik tradisional dengan memanfaatkan teknologi, banyaknya
imigrasi dari suatu negara ke negara di mata dunia, dan lain-lain.
1.2 RUMUSAN MASALAH
1.
Apa pengertian globalisasi?
2.
Apa saja pengaruh
globalisasi terhadap berbagai bidang?
3.
Bagaimana dampak
positif dan dampak negatif globalisasi?
1.3 TUJUAN
1.
Untuk mengetahui
pengertian globalisasi.
2.
Untuk mengetahui
pengaruh globalisasi terhadap berbagai bidang.
3.
Untuk mengetahui dampak
positif dan dampak negatif globalisasi terhadap kehidupan sehari-hari.
BAB II
PEMBAHASAN
Kata
"globalisasi" diambil dari kata global , yang maknanya ialah
universal. Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekadar
definisi kerja (working definition), sehingga tergantung dari sisi mana orang
melihatnya. Globalisasi adalah keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa dan
antar manusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan,
budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara
menjadi semakin sempit.
Ada
yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, atau proses sejarah atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain mewujudkan satu tatanan
kehidupan baru dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat. Dan globalisasi juga
merupakan suatu proses yang mencakup keseluruhan dalam
berbagai bidang kehidupan sehingga tidak tampak lagi adanya batas-batas yang
mengikat secara nyata, sehingga sulit untuk disaring atau dikontrol.
Di sisi lain, ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah
proyek yang diusung oleh negara-negara adikuasa,
sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya.
Dari sudut pandang ini, globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuk
yang paling mutakhir. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan
mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena
tidak mampu bersaing. Sebab, globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap
perekonomian dunia, bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain sepertibudaya dan agama. Theodore Levitte merupakan orang yang pertama
kali menggunakan istilah Globalisasi pada tahun 1985.
Pengaruh globalisasi di Indonesia dalam berbagai bidang dapat
dijelaskan sebagai berikut:
a. Globalisasi di Bidang Ekonomi
1. Banyaknya
Supermarket
Supermarket sekarang ada dimana-mana termasuk di desa-desa. Masyarakat
sekarang cenderung lebih memilih berbelanja di supermarket dibandingkan
berbelanja di pasar tradisional. Mereka beranggapan berbelanja di supermarket
itu mempunyai prestise tersendiri. Sedangkan berbelanja di pasar tradisional
tempatnya kotor, becek, tidak nyaman dan lain-lain.
2. Adanya jual beli online yang memungkinkan melakukan transaksi dengan orang yang jauh
Dengan adanya globalisasi, masyarakat dimudahkan untuk membeli atau memjual
sesuatu dengan online, tanpa harus bertemu dengan orangnya langsung bahkan
dengan jarak yang sangat jauh. Sekarang segala sesuatu dijual dengan online,
misalnya baju, handphone, tas, sepatu, dan lain-lain.
3. Terciptanya mesin-mesin canggih untuk menunjang proses produksi
Di era globalisasi ini, banyak pabrik di Indonesia yang menggunakan mesin
canggih yang dapat menggantikan manusia. Sehingga masyarakat banyak yang diphk
karena pabriknya telah menggunakan mesin yang canggih.
4. Adanya Ekspor dan Impor
Ekspor dan impor sekarang semakin banyak di Indonesia. Misalnya Indonesia
mengekspor bahan baku tas keluar negeri dan Indonesia mengimpor buah-buahan.
Dengan adanya globalisasi, menyebabkan masyarakat lebih
5. Masuknya produk luar
negeri dengan mudah
Di era yang serba
modern ini, produk luar negeri dengan mudahnya mengekspor barang ke Indonesia.
Hal ini mengakibatkan banyaknya barang-barang yang berasal dari luar negeri.
Kecintaan masyarakat terhadap produk sendiripun mulai berkurang.
6. Terbukanya pasar bursa Internasional
Pengusaha-pengusaha yang sukses dari Indonesia banyak
yang mengikuti bursa internasional. Mereka ingin menambah sahamnya agar
mendapatkan laba yang maksimal. Pengusaha besar yang ada di Indonesia cenderung
lebih senang menanamkan sahamnya di luar negeri dibandingkan di dalam negeri
karena di dalam negeri mendapatkan laba sedikit dibandingkan di luar negeri.
b. Globalisasi di Bidang Sosial
1. Bahasa Asing masuk dengan mudahnya
Saat ini di Indonesia
banyak sekolah-sekolah yang mempelajari bahasa asing. Tidak hanya mempelajari
bahasa Indonesi dan bahasa daerah saja, tetapi mempelajari bahasa asing misalnya
bahasa Inggris, bahasa Jerman, bahasa Perancis dan lain-lain. Dengan adanya
globalisasi memudahkan bahasa asing masuk ke Indonesia.
2. Masyarakat semakin heterogen
Masyarakat Indonesia semakin
heterogen, karena masyarakat Indonesia saat ini berasal dari daerah yang
berbeda-beda. Banyak orang asing yang sekarang menetap di Indonesia ataupun
berlibur di Indonesia. Karena Indonesia terkenal dengan pariwisatanya yang
beraneka ragam.
c. Globalisasi di Bidang Budaya
1. Masuk dan menyebarnya budaya asing
Dengan adanya
globalisasi ini, budaya asing dengan mudahnya masuk ke Indonesia. Banyak orang
Indonesia yang mengikuti trend budaya asing. Dari mulai mode pakaian, rambut
dan sebagainya. Tetapi sebaiknya masyarakat Indonesia jangan langsung mengikuti
gaya mereka, sebaiknya ada penyaringan mana kebudayaan yang baik dan mana
kebudayaan yang tidak pantas untuk ditiru.
2. Banyaknya imigrasi
Banyak orang yang
melakukan imigrasi karena mereka bisa berleluasa pindah kemana saja. Karena zaman
yang serba modern ini, semuanya bisa terpenuhi dengan mudahnya.
3. Terjadinya pertukaran budaya Internasional
Saat ini banyak
diadakannya pertukaran pelajar antar negara. Pertukaran pelajar akan
memperkenalkan kebudayaan-kebudayaan dari daerah asalanya. Pertukaran pelajar
ini menyebabkan pertukaran budaya Internasional.
d. Globalisasi di Bidang Politik
1. Timbulnya kerjasama antar negara
Di era
globalisasi ini, banyak kerjasama antar negara yang satu dengan yang lain. Hubungan
bilateral maupun multilateral antar negara dapat dengan mudah dilakukan. Hal
ini menyebabkan dapat membantu antar negara jika ada yang kesulitan.
e.
Globalisasi di
Bidang IPTEK
1.Munculnya berbagai macam handphone untuk memudahkan berhubungan dengan orang yang jauh.
Dengan adanya globalisasi muncul berbagai macam handphone untuk
memudahkan komunikasi. Sehingga komunikasi jarak jauh terasa dekat karena tidak
ada batasnya. Dapat mengakses segala informasi menggunakan handphone seperti
smartphone yang sekarang ini.
2. Adanya internet untuk memudahkan berkomunikasi dan mendapatkan informasi
Dengan adanya internet, memudahkan
masyarakat untuk mencari segala sesuatu. Misalnya resep masak, materi
pembelajaran, dan lain-lain. Kita dapat melihat suatu kejadian dimanapun secara
langsung dengan menggunakan internet dari perangkat komputer ataupun handphone.
Melalui internet dapat mengetahui informasi-informasi dan menyebar dengan cepat
dan luas. Internet juga terdapat video call yaitu kita dapat bertatap muka
dengan orang yang jauh.
Dampak Positif
globalisasi adalah sebagai berikut :
a.
Perubahan Tata
Nilai dan Sikap
Adanya modernisasi dan globalisasi dalam
budaya menyebabkan pergeseran nilai dan sikap masyarakat yang semua irasional
menjadi rasional.
b.
Berkembangnya
ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi masyarakat menjadi lebih mudah dalam
beraktivitas dan mendorong untuk berpikir lebih maju.
c.
Tingkat
Kehidupan yang lebih baik.
d. Mudah memperoleh informasi dan ilmu
pengetahuan.
e. Mempermudah proses pembuatan alat-alat
musik tradisional dengan memanfaatkan teknologi.
f. Banyaknya imigrasi dari suatu negara ke
negara lain.
g. Berkembangnya turisme dan pariwisata.
h.
Dibukanya industri yang
memproduksi alat-alat komunikasi dan transportasi yang canggih merupakan salah
satu usaha mengurangi penggangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
a.
Pola Hidup Konsumtif
Masyarakat cenderung sering mengonsumsi barang-barang dibandingkan
memproduksi barang.
b.
Perkembangan
industri yang pesat membuat penyediaan barang kebutuhan masyarakat melimpah.
Dengan begitu masyarakat mudah tertarik untuk mengonsumsi barang dengan banyak
pilihan yang ada.
c.
Sikap
Individualistik
Masyarakat cenderung bersifat individu tidak mementingkan orang
lain lagi.
d.
Masyarakat
merasa dimudahkan dengan teknologi maju membuat mereka merasa tidak lagi
membutuhkan orang lain
dalam beraktivitasnya. Kadang mereka lupa bahwa mereka adalah makhluk
sosial.
e.
Gaya hidup kebarat-baratan
Westernisasi mulai muncul karena masyarakat yang tidak bisa
menyaring kebudayaan yang masuk ke Indonesia. Mereka asal mengikuti budaya
asing saja.
f.
Tidak semua
budaya Barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia. Budaya negatif
yang mulai menggeser budaya asli
adalah anak tidak lagi hormat kepada orang tua, kehidupan bebas remaja, dan lain-lain.
g.
Kesenjangan Sosial
Dengan adanya globalisasi, antara masyarakat yang perekonomiannya
menengah ke atas semakin kaya, dan masyarakat yang perekonomiannya menengah ke
bawah semakin miskin. Apabila dalam suatu komunitas masyarakat hanya ada beberapa individu yang dapat mengikuti arus modernisasi dan globalisasi maka
akan memperdalam jurang pemisah antara individu dengan individu lain yang
stagnan. Hal ini menimbulkan kesenjangan sosial.
h.
Lebih senang dengan kebudayaan luar dibanding dengan budaya dalam negeri.
Remaja saat ini menyukai K-pop (Korean
Pop) secara berlebihan sehingga dapat melupakan kebudayaan sendiri.
i.
Memperburuk citra Indonesia dimata dunia.
Misalnya tentang terorisme yang ada di Indonesia
memperburuk citra Indonesia dimata dunia.
BAB
III
PENUTUP
Berdasarkan
penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa pengaruh globalisasi disatu sisi
ternyata menimbulkan pengaruh yang negatif bagi kebudayaan bangsa Indonesia.
Norma-norma yang terkandung dalam kebudayaan bengsa Indonesia perlahan-lahan
mulai pudar. Gencarnya serbuan teknologi disertai nilai-nilai interinsik yang
diberlakukan di dalamnya, telah menimbulkan isu mengenai globalisasi dari pada
akhirnya menimbulkan nilai baru tentang kesatuan dunia. Oleh karena itu perlu
dipertahankan aspek sosial budaya Indonesia sebagai identitas bangsa. Caranya
adalah dengan penyaringan budaya yang masuk ke Indonesia dan pelestarian budaya
bangsa.
Menurut
pendapat saya, solusi yang tepat untuk mengurangi dampak negatif dari
globalisasi adalah :
1.
Pemerintah
perlu mengkaji ulang peraturan-peraturan yang dapat menyebabkan pergeseran budaya bangsa.
2.
Masyarakat
perlu berperan aktif dalam pelestarian budaya daerah masing-masing
khususnya dan budaya bangsa pada umumnya.
3.
Para pelaku
media massa perlu mengadakan seleksi terhadap berbagai berita, hiburan dan
informasi yang diberikn agar tidak menimbulkan pergeseran budaya.
4.
Masyarakat
perlu menyeleksi kemunculan globalisasi kebudayaan baru, sehingga budaya yang
masuk tidak merugikan dan berdampak negatif.
5.
Masyarakat
harus berhati-hati dalam meniru atau menerima kebudayaan baru, sehingga
pengaruh globalisasi di negara kita tidak terlalu berpengaruh pada kebudayaan
yang merupakan jati diri bangsa kita.







0 komentar:
Posting Komentar