Welcome

Sosant Unnes 2013

Sabtu, 27 Desember 2014

PENGARUH GLOBALISASI TERHADAP BERBAGAI BIDANG


Description: 2314290948_4a9e3da1b1.jpg
PENGARUH GLOBALISASI TERHADAP BERBAGAI BIDANG
Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Sosiologi Indonesia
Dosen Pengampu: Triwati Arsal



Di susun oleh:
Nama              : Sekar Arum Ngarasati
Nim                 : 3401413026





JURUSAN SOSIOLOGI ANTROPOLOGI
FAKULTAS ILMU SOSIAL
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2013

BAB I
PENDAHULUAN

1.1         LATAR BELAKANG
     Globalisasi sudah ada dimana-mana. Indonesiapun mengalami globalisasi saat ini. Globalisasi mempunyai berbagai pengaruh terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Misalnya pengaruh terhadap bidang ekonomi, sosial, budaya, politik dan lain-lain.
     Globalisasi juga mempunyai dampak terhadap masyarakat Indonesia. Dampak positifnya mudah memperoleh informasi dan ilmu lain, berkembangnya turisme dan pariwisata , dan lain-lain.
     Dampak negatif globalisasi adalah tercampurnya kebudayaan dalam negeri dengan kebudayaan lain, lebih senang dengan kebudayaan luar dibanding dengan budaya dalam negeri, memperburuk citra indonesia pengetahuan, mempermudah proses pembuatan alat-alat musik tradisional dengan memanfaatkan teknologi, banyaknya imigrasi dari suatu negara ke negara di mata dunia, dan lain-lain.

1.2    RUMUSAN MASALAH
1.         Apa pengertian globalisasi?
2.         Apa saja pengaruh globalisasi terhadap berbagai bidang?
3.         Bagaimana dampak positif dan dampak negatif globalisasi?

1.3    TUJUAN
1.         Untuk mengetahui pengertian globalisasi.
2.         Untuk mengetahui pengaruh globalisasi terhadap berbagai bidang.
3.         Untuk mengetahui dampak positif dan dampak negatif globalisasi terhadap kehidupan sehari-hari.




BAB II
PEMBAHASAN

Kata "globalisasi" diambil dari kata global , yang maknanya ialah universal. Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekadar definisi kerja (working definition), sehingga tergantung dari sisi mana orang melihatnya. Globalisasi adalah keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa dan antar manusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit.
Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, atau proses sejarah atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain mewujudkan satu tatanan kehidupan baru dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat. Dan globalisasi juga merupakan suatu proses yang mencakup keseluruhan dalam berbagai bidang kehidupan sehingga tidak tampak lagi adanya batas-batas yang mengikat secara nyata, sehingga sulit untuk disaring atau dikontrol.
Di sisi lain, ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara adikuasa, sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. Dari sudut pandang ini, globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuk yang paling mutakhir. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. Sebab, globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia, bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain sepertibudaya dan agama. Theodore Levitte merupakan orang yang pertama kali menggunakan istilah Globalisasi pada tahun 1985.



Pengaruh globalisasi di Indonesia dalam berbagai bidang dapat dijelaskan sebagai berikut:
a.       Globalisasi di Bidang Ekonomi
1. Banyaknya Supermarket
Supermarket sekarang ada dimana-mana termasuk di desa-desa. Masyarakat sekarang cenderung lebih memilih berbelanja di supermarket dibandingkan berbelanja di pasar tradisional. Mereka beranggapan berbelanja di supermarket itu mempunyai prestise tersendiri. Sedangkan berbelanja di pasar tradisional tempatnya kotor, becek, tidak nyaman dan lain-lain.

2. Adanya jual beli online yang memungkinkan melakukan transaksi  dengan orang yang jauh
Dengan adanya globalisasi, masyarakat dimudahkan untuk membeli atau memjual sesuatu dengan online, tanpa harus bertemu dengan orangnya langsung bahkan dengan jarak yang sangat jauh. Sekarang segala sesuatu dijual dengan online, misalnya baju, handphone, tas, sepatu, dan lain-lain.

3. Terciptanya mesin-mesin canggih untuk menunjang proses produksi
Di era globalisasi ini, banyak pabrik di Indonesia yang menggunakan mesin canggih yang dapat menggantikan manusia. Sehingga masyarakat banyak yang diphk karena pabriknya telah menggunakan mesin yang canggih.

4. Adanya Ekspor dan Impor
Ekspor dan impor sekarang semakin banyak di Indonesia. Misalnya Indonesia mengekspor bahan baku tas keluar negeri dan Indonesia mengimpor buah-buahan. Dengan adanya globalisasi, menyebabkan masyarakat lebih


5. Masuknya produk luar negeri dengan mudah
Di era yang serba modern ini, produk luar negeri dengan mudahnya mengekspor barang ke Indonesia. Hal ini mengakibatkan banyaknya barang-barang yang berasal dari luar negeri. Kecintaan masyarakat terhadap produk sendiripun mulai berkurang.

6. Terbukanya pasar bursa Internasional
Pengusaha-pengusaha yang sukses dari Indonesia banyak yang mengikuti bursa internasional. Mereka ingin menambah sahamnya agar mendapatkan laba yang maksimal. Pengusaha besar yang ada di Indonesia cenderung lebih senang menanamkan sahamnya di luar negeri dibandingkan di dalam negeri karena di dalam negeri mendapatkan laba sedikit dibandingkan di luar negeri.

b.      Globalisasi di Bidang Sosial

1. Bahasa Asing masuk dengan mudahnya
Saat ini di Indonesia banyak sekolah-sekolah yang mempelajari bahasa asing. Tidak hanya mempelajari bahasa Indonesi dan bahasa daerah saja, tetapi mempelajari bahasa asing misalnya bahasa Inggris, bahasa Jerman, bahasa Perancis dan lain-lain. Dengan adanya globalisasi memudahkan bahasa asing masuk ke Indonesia.

            2. Masyarakat semakin heterogen
                                    Masyarakat Indonesia semakin heterogen, karena masyarakat Indonesia saat ini berasal dari daerah yang berbeda-beda. Banyak orang asing yang sekarang menetap di Indonesia ataupun berlibur di Indonesia. Karena Indonesia terkenal dengan pariwisatanya yang beraneka ragam.




c.       Globalisasi di Bidang Budaya

1. Masuk dan menyebarnya budaya asing
Dengan adanya globalisasi ini, budaya asing dengan mudahnya masuk ke Indonesia. Banyak orang Indonesia yang mengikuti trend budaya asing. Dari mulai mode pakaian, rambut dan sebagainya. Tetapi sebaiknya masyarakat Indonesia jangan langsung mengikuti gaya mereka, sebaiknya ada penyaringan mana kebudayaan yang baik dan mana kebudayaan yang tidak pantas untuk ditiru.

2. Banyaknya imigrasi
Banyak orang yang melakukan imigrasi karena mereka bisa berleluasa pindah kemana saja. Karena zaman yang serba modern ini, semuanya bisa terpenuhi dengan mudahnya.

3. Terjadinya pertukaran budaya Internasional
Saat ini banyak diadakannya pertukaran pelajar antar negara. Pertukaran pelajar akan memperkenalkan kebudayaan-kebudayaan dari daerah asalanya. Pertukaran pelajar ini menyebabkan pertukaran budaya Internasional.

d.      Globalisasi di Bidang Politik

1. Timbulnya kerjasama antar negara
Di era globalisasi ini, banyak kerjasama antar negara yang satu dengan yang lain. Hubungan bilateral maupun multilateral antar negara dapat dengan mudah dilakukan. Hal ini menyebabkan dapat membantu antar negara jika ada yang kesulitan.




e.       Globalisasi di Bidang IPTEK

1.Munculnya berbagai macam handphone untuk memudahkan berhubungan dengan orang yang jauh.
Dengan adanya globalisasi muncul berbagai macam handphone untuk memudahkan komunikasi. Sehingga komunikasi jarak jauh terasa dekat karena tidak ada batasnya. Dapat mengakses segala informasi menggunakan handphone seperti smartphone yang sekarang ini.

2. Adanya internet untuk memudahkan berkomunikasi dan mendapatkan  informasi
Dengan adanya internet, memudahkan masyarakat untuk mencari segala sesuatu. Misalnya resep masak, materi pembelajaran, dan lain-lain. Kita dapat melihat suatu kejadian dimanapun secara langsung dengan menggunakan internet dari perangkat komputer ataupun handphone. Melalui internet dapat mengetahui informasi-informasi dan menyebar dengan cepat dan luas. Internet juga terdapat video call yaitu kita dapat bertatap muka dengan orang yang jauh.

Dampak Positif globalisasi adalah sebagai berikut :
a.       Perubahan Tata Nilai dan Sikap
Adanya modernisasi dan globalisasi dalam budaya menyebabkan pergeseran nilai dan sikap masyarakat yang semua irasional menjadi rasional.
b.      Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi masyarakat menjadi lebih mudah dalam beraktivitas dan mendorong untuk berpikir lebih maju.
c.       Tingkat Kehidupan yang lebih baik.
d.      Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan.
e.       Mempermudah proses pembuatan alat-alat musik tradisional dengan memanfaatkan teknologi.
f.       Banyaknya imigrasi dari suatu negara ke negara lain.
g.      Berkembangnya turisme dan pariwisata.
h.      Dibukanya industri yang memproduksi alat-alat komunikasi dan transportasi yang canggih merupakan salah satu usaha mengurangi penggangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Dampak negatif modernisasi dan globalisasi adalah sebagai berikut :
a.       Pola Hidup Konsumtif
Masyarakat cenderung sering mengonsumsi barang-barang dibandingkan memproduksi barang.
b.      Perkembangan industri yang pesat membuat penyediaan barang kebutuhan masyarakat melimpah. Dengan begitu masyarakat mudah tertarik untuk mengonsumsi barang dengan banyak pilihan yang ada.
c.       Sikap Individualistik
Masyarakat cenderung bersifat individu tidak mementingkan orang lain lagi.
d.      Masyarakat merasa dimudahkan dengan teknologi maju membuat mereka merasa tidak lagi membutuhkan orang lain dalam beraktivitasnya. Kadang mereka lupa bahwa mereka adalah makhluk sosial.
e.       Gaya hidup kebarat-baratan
Westernisasi mulai muncul karena masyarakat yang tidak bisa menyaring kebudayaan yang masuk ke Indonesia. Mereka asal mengikuti budaya asing saja.
f.       Tidak semua budaya Barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia. Budaya negatif yang mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi hormat kepada orang tua, kehidupan bebas remaja, dan lain-lain.
g.      Kesenjangan Sosial
Dengan adanya globalisasi, antara masyarakat yang perekonomiannya menengah ke atas semakin kaya, dan masyarakat yang perekonomiannya menengah ke bawah semakin miskin. Apabila dalam suatu komunitas masyarakat hanya ada beberapa individu yang dapat mengikuti arus modernisasi dan globalisasi maka akan memperdalam jurang pemisah antara individu dengan individu lain yang stagnan. Hal ini menimbulkan kesenjangan sosial.
h.      Lebih senang dengan kebudayaan luar dibanding dengan budaya dalam negeri.
Remaja saat ini menyukai K-pop (Korean Pop) secara berlebihan sehingga dapat melupakan kebudayaan sendiri.
i.        Memperburuk citra Indonesia dimata dunia.
Misalnya tentang terorisme yang ada di Indonesia memperburuk citra Indonesia dimata dunia.























BAB III
PENUTUP

Berdasarkan penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa pengaruh globalisasi disatu sisi ternyata menimbulkan pengaruh yang negatif bagi kebudayaan bangsa Indonesia. Norma-norma yang terkandung dalam kebudayaan bengsa Indonesia perlahan-lahan mulai pudar. Gencarnya serbuan teknologi disertai nilai-nilai interinsik yang diberlakukan di dalamnya, telah menimbulkan isu mengenai globalisasi dari pada akhirnya menimbulkan nilai baru tentang kesatuan dunia. Oleh karena itu perlu dipertahankan aspek sosial budaya Indonesia sebagai identitas bangsa. Caranya adalah dengan penyaringan budaya yang masuk ke Indonesia dan pelestarian budaya bangsa.
Menurut pendapat saya, solusi yang tepat untuk mengurangi dampak negatif dari globalisasi adalah  :
1.      Pemerintah perlu mengkaji ulang peraturan-peraturan yang dapat menyebabkan  pergeseran budaya bangsa.
2.      Masyarakat perlu  berperan aktif dalam pelestarian budaya daerah masing-masing khususnya dan budaya bangsa pada umumnya.
3.      Para pelaku media massa perlu mengadakan seleksi terhadap berbagai berita, hiburan dan informasi yang diberikn agar tidak menimbulkan pergeseran budaya.
4.      Masyarakat perlu menyeleksi kemunculan globalisasi kebudayaan baru, sehingga budaya yang masuk tidak merugikan dan berdampak negatif.
5.      Masyarakat harus berhati-hati dalam meniru atau menerima kebudayaan baru, sehingga pengaruh globalisasi di negara kita tidak terlalu berpengaruh pada kebudayaan yang merupakan jati diri bangsa kita.



0 komentar:

Posting Komentar